Traveling

Apa Doa Kamu?

In the middle of turbulences along the way London – Doha – Jakarta……

Kurang dari dua jam lagi armada Boeing 787 Dreamliner QR954 akan kembali mencium landasan pacu bandara Soekarna Hatta. Usai sudah perjalanan EHI Great Britain Spring Trip kali ini. Perjalanan yang bukan sekedar pelesiran layaknya turis, but more than that. Tiap orang punya cerita masing-masing.

As for me, perjalanan ini sudah dimulai sejak lima tahun lalu. Saat pertama kali melakukan perjalanan yang jauh dari Indonesia, umroh. Pertama kali menjajaki layanan maskapai Qatar Airways kelas ekonomi dan sangat terkesan, hingga ingin mengulang lagi, ampe foto depan lounge business class di Hamad airport yang saat itu tengah berbenah demi menjadi tuan rumah FIFA World Cup 2022.

Time flies. 

Setahun lalu saat hunting tiket untuk perjalanan UK Spring Trip, sempat ngebatin pengen kembali menjajaki Qatar Airways. Namun apa daya ternyata promo tiket Qatar Airways udah lewat. Akhirnya menjajaki maskapai middle east yang lain yaitu Etihad Airways, not bad lah.

Saat penerbangan pulang dari London menuju Jakarta, aku, mamak Irma, Ateeh, Thatha dan Branti sepakat untuk kembali lagi keliling UK tahun 2017 dengan maskapai Qatar Airways, dan mupeng malah pengen cobain kelas bisnisnya Qatar Airways *sambil nonton video first class dan apartment nya Etihad Airways*

Berhati-hati lah dengan gerak hati dan ucapanmu, seringkali itu menjadi doa yang pamungkas.

September 2016, persiapan perjalanan EHI Great Britain Spring Trip dimulai. GPS Traveler yang digawangi Kang Hery ditunjuk untuk jadi koordinator perjalanan kali ini. 

Dari awal grup sudah dibagi menjadi kelas ekonomi dan bisnis, menggunakan maskapai Qatar Airways yang saat itu memang sedang open tiket promo murah banget. Berkat Kang Hery yang katanya tiap hari mantengin harga tiket, baik yang kelas ekonomi dan bisnis alhamdulillah dapat tiket promo. Sedikit bocoran, tiket kelas bisnis pp dapat seharga hampir setengah dari harga normal.

Dengan pedenya aku daftar ikut grup kelas bisnis, walapun keringat dingin juga meyakinkan diri bisa lunas *saat nulis ini juga masih berasa gemeteran deg-degan*. Sesekali memberikan reward buat diri sendiri dengan kenyamanan yang sepadan dengan harganya, gak haram kan? Toh bayar dengan uang hasil kerja keras tanpa korupsi apalagi ngepet hahaha.

Walaupun gak sedikit ujian dan drama menjelang perjalanan kali ini, yang bikin emosi naik turun, sempet pengen mundur dan nyerah aja, alhamdulillah semuanya bisa selesai dan lancar sampai hari H.

Doa itu sepaket dengan konsekuensi dan prosesnya, bukan?

Singkat cerita, tibalah hari perjalanan yang dinanti. I was so excited flying back to London. Begitu juga dengan teman-teman perjalanan yang lain. Sumringah. Detail cerita perjalanan nanti di tulisan berikutnya ya hehehe.

Dan dalam perjalanan pulang kali ini, banyak doa yang kembali dipanjatkan. Katanya salah satu saat mustajab berdoa adalah saat musafir atau traveling, bukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s